Pemasangan Penangkal Petir

Published by Jaya Utama Mandiri on 08/07/2026 00:00 and amended on 08/07/2026 14:40.

Pemasangan Penangkal Petir wajib dilakukan oleh teknisi profesional untuk memastikan seluruh energi sambaran dialirkan secara aman ke bumi. Sistem ini terdiri dari tiga bagian utama: air terminal (penerima sambaran), kabel konduktor (penghantar), dan sistem pembumian (grounding).

Berikut adalah ini inti dalam instalasi penangkal petir:

  • Pembuatan Sistem Pembumian (System Grounding): Tanam grounding rod tembaga ke dalam tanah dengan kedalaman berkisar antara 4 hingga 12 meter tergantung kondisi tanah. Nilai resistansi tanah harus maksimal \(5 \\Omega\) (Ohm) agar penetralan arus petir efektif. Pastikan kabel grounding penangkal petir terpisah dari instalasi listrik rumah Anda.
  • Pemasangan Kabel Konduktor: Gunakan kabel tembaga murni (seperti kabel BC) untuk menghubungkan ujung tombak penangkal petir menuju titik grounding di bawah. Tarik kabel dengan jalur selurus mungkin dan hindari tekukan tajam bersudut \(90^{\circ }\).
    Pemasangan Air Terminal (Tombak Penangkal Petir): Pasang splitzen di titik tertinggi atap bangunan Anda (maksimal \(0{,}6\) meter dari ujung bubungan untuk atap miring). Jika tinggi tiang melebihi standar, gunakan penyangga khusus untuk menahan terpaan angin.